Minggu, 18 Mei 2014
RPP PRAKTIKUM MICROTEACHING K.13
Menunaikan Shalat Wajib Berjamaah
Sebagai Implementasi Dari Pemahaman Rukun Islam
RRP
Diajukan
untuk memenuhi tugas :
“Praktikum Microteaching”
Dosen
Pengampu :
Drs. Asrof Syafi’i, M.Ag
NIP 19690918 200003 1 002

Oleh :
Puput Alfianti (3211113150)
PAI 6E
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN)
TULUNGAGUNG
Mei 2014
Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran
( R P P )
Sekolah : SMPN 1 Tulungagung
Mata Pelajaran : Pendidikan
Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas / Semester : VII (Tujuh) / Ganjil
Materi Pokok :
Menunaikan
shalat wajib berjamaah sebagai implementasi dari pemahaman rukun Islam
Alokasi Waktu : 2 pertemuan (6 x 40 menit)
A.
Materi Pokok
Indahnya kebersamaan dalam
berjamaah
B. Alokasi Waktu
2 pertemuan (6 x 40 menit)
C.
TujuanPembelajaran
Peserta
didik mampu:
1. Menunjukkan tata cara Shalat wajib
berjamaah.
2. Mendemontrasikan tata cara Shalat wajib
berjamaah.
3. Melaksanakan Shalat wajib berjamaah
sebagai implementasi dari pemahaman
rukun islam.
4. Menjelaskan pengertian Shalat wajib
berjamaah dan dasar hukumnya.
5. Menjeaskan syarat sah Shalat berjamaah.
D.
Kompetensi Dasar
1.5 Menunaikan shalat wajib berjamaah
sebagai implementasi dari pemahaman rukun Islam
E.
Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Menjelaskan
pengertian shalat berjamaah
2. Menjelaskan
pengertian shalat munfarid
3. Menjelaskan
keutamaan shalat berjama’ah
4.
Menjelaskan syarat-syarat mendirikan shalat berjama’ah
5. Menjelaskan
tatacara shalat berjama’ah
F.
Materi Pembelajaran
Shalat berjamaah adalah Shalat yang dikerjakan oleh dua orang atau
lebih secara bersama-sama dan salah seorang dari mereka menjadi imam, sedangkan
yang lainnya menjadi makmum.
Shalat lima waktu yang kita lakukan sangat
diutamakan untuk dikerjakan secara berjamaah, bukan sendiri-sendiri (munfarid).
Kalian perlu tahu bahwa hukum Shalat wajib berjamaah adalah sunnah
muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Bahkan, sebagian ulama
mengatakan hukum Shalat berjamaah
adalah fardhu kifayah.
Keutamaan Shalat berjamaah bila dibandingkan Shalat
munfarid adalah dilipatkan 27 derajat. Hadis

“Diriwayatkan
Ibnu Umar, Rasulullah saw. bersabda, “Shalat
berjamaah lebih utama dibandingkan Shalat sendirian dengan dua puluh tujuh
derajat.”(H.R. Bukhari dan Muslim)
1. Syarat Sah Shalat Berjamaah
Shalat berjamaah sah apabila memenuhi syarat sebagai berikut.
a. Ada imam.
b. Makmum berniat untuk mengikuti imam.
c. Shalat dikerjakan dalam satu majelis.d. shalat makmum
sesuai dengan shalatnya imam.
Kedudukan imam dalam Shalat berjamaah sangat penting. Dia akan menjadi pemimpin
seluruh jamaah Shalat sehingga untuk menjadi imam ada syarat tersendiri. Syarat yang dimaksud
adalah
a. Mengetahui syarat dan rukun shalat, serta
perkara yang membatalkan shalat,
b. Fasih dalam membaca ayat-ayat al-Qur'an,
c. Paling luas wawasan agamanya dibandingkan yang lain,
d. Berakal sehat,
e. Balig
f. Berdiri pada posisi paling depan,
g. Seorang laki-laki (perempuan juga boleh jadi imam
kalau makmumnya perempuan semua), dan
h. Tidak sedang bermakmum kepada orang lain.
Sedangkan syarat-syarat menjadi makmum adalah
a. Makmum berniat mengikuti imam,
b. Mengetahui gerakan Shalat imam,
c. Berada dalam satu tempat dengan imam,
d. Posisinya di belakang imam, dan
e. Shalat makmum sesuai dengan
Shalat imam hendaklah, misalnya imam Shalat Asar makmum juga Shalat Asar. seluruh rangkaian Shalat berjamaah bersama imam.
Jika kalian dalam kondisi ketinggalan berjamaah
seperti ini, perlu kecermatan dalam tata cara menghitung jumlah rakaat.
Makmum Masbμq
Makmum Masbμq
adalah makmum yang tidak sempat membaca surat al-Fatihah bersama
imam di rakaat pertama. Lawan katanya adalah makmum muwafiq, yakni
makmum yang dapat mengikuti
G.
MetodePembelajaran
1.
Diskusi
- Modeling
H. SumberBelajar
1. Buku Teks Siswa PAI dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas 7
2. Buku pengayaan.
3. Buku Tugas Siswa
I.
Media Pembelajaran
1.
Media
a.
Papan tulis
b.
Powerpoint
J.
Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama:
1. Guru mengucapkan salam dan berdoa bersama.
2. Guru memeriksa kehadiran, kerapian
berpakaian, posisi tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
3. Guru memotivasi peserta didik dengan
kegiatan yang ringan, seperti cerita motivasi.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
5. Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif
materi sebelumnya dan mengaitkan materi tentang ketentuan Shalat wajib
berjamaah
6. Alat bantu bisa berupa tulisan manual di
papan tulis dan power point
7.
Metode yang
digunakan adalah diskusi dalam bentuk the educational-diagnosis meeting artinya
peserta didik berbincang mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling
mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran/materi yang diterimanya agar
masing-masing memperoleh pemahaman yang benar yang dikolaborasi dengan metode
demontrasi.
Pelaksanaan
a. Guru
meminta peserta didik untuk mengkaji bacaan yang ada di kolom “Mari Renungkan”.
b. Peserta
didik mengemukakan pendapatnya tentang hasil pencermatannya tentang gambar
tersebut.
c. Guru
memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap hasil pencermatan peserta
didik.
d. Guru
meminta kembali peserta didik untuk mengamati gambar yang ada yang ada di kolom
“Mari Mengamati”.
e. Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang
gambar tersebut.
f. Guru
memberikan penjelaskan tambahan kembali dan penguatan yang dikemukakan peserta
didik tentang isi gambar tersebut.
g. Peserta
didik menyimak penjelasan guru
h. Peserta
didik dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberi tugas diskusi sesuai dengan
tema yang telah ditentukan.
i. Secara bergantian masing-masing kelompok
menyampaikan hasil diskusi sedangkan kelompok lainnya memperhatikan/menyimak
dan memberikan tanggapan.
j. Guru
memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap hasil diskusi tentang Shalat berjamaah.
k. Guru
menyampaikan gambaran teknis dan memberikan contoh tentang tata cara Shalat berjamaah
sesuai dengan langkah/urutan yang telah disampaikan.
l. Guru
meminta peserta didik untuk memeragakan Shalat berjamaah
dengan ma'mum masbuk.
m. Secara bergantian masing-masing
kelompok mempraktikkan Shalat berjamaah.
n. Guru
memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap hasil praktik Shalat berjamaah.
o. Pada kolom “Ayo Berlatih”, guru
memberikan tugas rumah:
1) membimbing
peserta didik untuk mengisi lembar centang dan membuat contoh ketentuan Shalat berjamaah.
2) meminta peserta didik untuk mengerjakan
bagian pilihan ganda dan uraian.
3) membimbing peserta didik untuk mengamati dirinya
sendiri tentang perilaku-perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani sifat
tersebut di lingkungannya (Kolom tugas).
K. Penilaian Hasil
Pembelajaran
Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam:
Pengamatan
a. Kolom
penerapan (tanda centang)
Skor penilaiannya:
Ya : skor 5
Tidak :
skor 0
b. Kolom ketentuan Shalat berjamaah
1) Jika
peserta didik menuliskan lima ketentuan dengan menyertakan alasan yang benar,
nilai 50.
2) Jika peserta didik menuliskan empat ketentuan
dengan menyertakan alasan yang benar, nilai 40.
3) Jika
peserta didik menuliskan tiga ketentuan dengan menyertakan alasan yang benar,
nilai 30.
4) Jika
peserta didik menuliskan dua ketentuan dengan menyertakan alasan yang benar,
nilai 20.
5) Jika peserta didik menuliskan satu ketentuan dengan
menyertakan alasan yang benar, nilai 10.
Nilai = Kolom penerapan centang + kolom ketentuan dan alasannya
Pengamatan Diskusi
|
No.
|
Nama siswa
|
Aspek Penilaian
|
Jml Score
|
Nilai
|
Ketuntasan
|
Tindak Lanjut
|
|||||
|
1
|
2
|
3
|
|
T
|
TT
|
R
|
P
|
||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Keterangan:
T : Tuntas mencapai nilai .... (
disesuaikan dengan nilai KKM )
TT : Tidak Tuntas jika nilai yang
diperoleh kurang dari nilai KKM
R : Remedial
P : Pengayaan
Aspek dan rubrik penilaian:
1. Kejelasan dan kedalaman informasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan
kedalaman informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
b. Jika
kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi lengkap
dan kurang sempurna, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan
dan kedalaman informasi kurang lengkap, skor 10.
2. Keaktifan dalam diskusi.
a. Jika kelompok tersebut berperan sangat
aktif dalam diskusi, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut berperan aktif
dalam diskusi, skor 20.
c. Jika
kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 10.
3. Kejelasan dan kerapian presentasi.
a. Jika
kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 40.
b. Jika
kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor
c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan
sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.
d. Jika
kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan tidak rapi,
skor 10.
2. Kolom “Ayo Berlatih”:
a. Kolom menyebutkan ketentuan Shalat berjamaah
Skor nilai:
1) Apabila
peserta didik bisa menyebutkan 5 ketentuan Shalat berjamaah lengkap
dengan tanggapannya, skor 10.
2) Apabila
peserta didik bisa menyebutkan 4 ketentuan Shalat berjamaah lengkap
dengan tanggapannya, skor 8.
3) Apabila
peserta didik bisa menyebutkan 3 ketentuan Shalat berjamaah lengkap
dengan tanggapannya, skor 6.
4) Apabila
peserta didik bisa menyebutkan 2 ketentuan Shalat berjamaah lengkap
dengan tanggapannya, skor 4.
5) Apabila peserta didik bisa menyebutkan 1 ketentuan Shalat
berjamaah lengkap dengan tanggapannya, skor 2.
Nilai = Skor yang diperoleh x 100
Skor maksimal
b. Kolom pilihan ganda dan uraian
1) Pilihan ganda: jumlah jawaban benar x 1 (maksimal
10 x1 = 10).
|
No. Soal
|
Rubrik penilaian
|
Skor
|
|
1
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan
maksud Shalat berjamaah dengan benar, skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan
maksud Shalat berjamaah kurang benar, skor 5.
|
6
|
|
2
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan
tentang keutamaan Shalat berjamaah lengkap dan sempurna, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan
tentang keutamaan Shalat berjamaah lengkap, skor 4.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan
tentang keutamaan Shalat berjamaah tidak lengkap, skor 2
|
10
|
|
3
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan
perbedaan imam dan makmum dengan benar, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan
perbedaan imam dan makmum kurang lengkap, skor 3.
|
6
|
|
4
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan
alasan surah al-F±tihah dibaca keras dengan benar, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan
alasan surah al-F±tihah dibaca keras kurang lengkap, skor 3.
|
6
|
|
5
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan
maksud shalat munfarid dengan benar, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan
maksud shalat munfarid kurang lengkap, skor 3.
|
6
|
|
6
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan
syarat menjadi iman lengkap, skor 6.
b. Jika peserta didik dapat menuliskansyarat
menjadi iman kurang lengkap, skor 3.
|
6
|
|
7
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan
seseorang yang fasih bacaan al-Qur’annya tidak boleh makmum kepada
orang yang belum fasih dalam bacaan al-Qur’annya lengkap dan sempurna,
skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan
seseorang yang fasih bacaan al-Qur’annya tidak boleh makmum kepada
orang yang belum fasih dalam bacaan al-Qur’annya kurang lengkap, skor
5.
|
10
|
|
8
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan
caranya makmum yang tertinggal bacaan al-F±tihah nya imam dengan benar
dan lengkap, skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan
caranya makmum yang tertinggal bacaan al-Fatihah nya imam
kurang lengkap, skor 5.
|
10
|
|
9
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan sikap
apabila pada saat shalat berjamaah imam salah dalam melakukan gerakan shalat
dengan benar, skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan sikap
apabila pada saat shalat berjamaah imam salah dalam melakukan gerakan shalat
kurang lengkap, skor 5.
|
10
|
|
10
|
a. Jika peserta didik dapat menuliskan
ciri-ciri perilaku senang shalat berjamaah lebih dari 3, skor 10.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan
ciri-ciri perilaku senang shalat berjamaah kurang dari 3, skor 5.
|
10
|
|
|
Jumlah skor
|
80
|
Nilai : Jumlah skor yang diperoleh
(pilihan ganda dan Isian) x 100
90
c. Tugas
Skor penilaian sebagai berikut.
1) Jika
peserta didik dapat mengumpulkan tugas tepat pada waktu dan perilaku diamati
serta alasannya benar, nilai 100.
2) Jika
peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang ditentukan dan
perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
3) Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya
setelah waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya sedikit
ada kekurangan, nilai 80.
FORMAT PENILAIAN – TUGAS
SHOLAT BERJAMAAH
Nama :
................... Kelas :
...................
No. Induk : ................... Bulan : ...................
|
No
|
Tgl/
Hari
|
Sholat
|
Paraf
Guru/
rtu
|
Ket/
Alasan
|
||||||||||||||
|
Dhuhur
|
Ashar
|
Maghrib
|
Isya’
|
Subuh
|
||||||||||||||
|
M
|
B
|
TS
|
M
|
B
|
TS
|
M
|
B
|
TS
|
M
|
B
|
TS
|
M
|
B
|
TS
|
||||
|
1
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Keterangan:
M =
Munfarid/sendiri
B =
Berjamaah
T¢=
Tidak salat
Mengetahui, .................,.................20......
Guru Agama Islam
Orang Tua/Wali Siswa
............................... ......................................
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar